WartaDepok.com – Sejak didengungkan pada awal Februari lalu, hingga kini koalisi Depok Tertata (tertib taat dan takwa) belum juga mengusung nama calon wali kota ataupun wakil wali kota Depok untuk bertarung di Pilkada 2020.
Ketua DPC PPP Kota Depok Qonita Lutfiah mengatakan, sampai dengan saat ini Depok Tertata sedang merumuskan langkah apa yang akan dilakukan dalam menyomot nama sebagai bakal calon.
Sebab, menurut Qonita, dalam menentukan sebuah nama untuk dicalonkan membutuhkan proses panjang dan harus hati-hati.
“Karena politik itu dinamis, yang mungkin bisa ngga mungkin dan yang ngga mungkin bisa jadi mungkin,” tuturnya saat dihubungi wartawan, Minggu (23/2/2020).
Qonita mengakui, koalisi yang berisikan PAN, PKB, Demokrat, dan PPP ini sudah menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik termasuk para calon independen.
“Alhamdulilah teman-teman yang ingin maju sebagai kontestan di Pilkada sudah komunikasi dengan Depok Tertata,” paparnya.
Dari hasil komunikasi tersebut, dikatakan Qonita sebagai masukan bagi koalisinya untuk mengambil langkah tepat agar apa yang menjadi tujuan keempat partai tersebut dapat tercapai.
“Karena dari situ kami dapat masukan calon yang pas siapa nantinya,” ujarnya.
Selama ini, Qonita yang mewakili Depok Tertata mengatakan, para calon independen seperti Bayu Permana, Yurgen, dan Rama merupakan pribadi yang baik.
“Kami juga sudah komunikasi dengan Pak Pradi (Wakil Wali Kota Depok) dan Pak Idris (Wali Kota Depok), mereka semua orangnya baik,” tutur Qonita.
Tak ada yang paling intens
Secara keseluruhan, wanita yang juga Anggota DPRD Kota Depok ini mengatakan, tak ada komunikasi yang paling intens, sebab, semuanya memiliki porsi yang sama.
Tak hanya itu, Depok Tertata juga dikatakan Qonita selalu membuka komunikasi dengan partai politik lainnya.
Namun demikian, komunikasi tersebut tak juga membuat Depok Tertata menghembuskan sebuah nama untuk ditetapkan sebagai jagoannya di Pilkada yang akan digelar September mendatang.
“Kalau saya jawab sekarang (siapa calonnya) nanti prematur, karena memang masih belum pasti. Kalau saya bilang sekarang tapi besok ternyata bukan, dibilang ngga konsisten,” katanya.
Qonita pun mengatakan pihaknya memahami bila hingga detik ini semua parpol masih tarik menarik nama yang akan diusungnya.
“Inilah strategi politik, kita kan ngga mungkin menyebutkan diawal walaupun kita sudah merajut (komunikasi)” paparnya.
Yang pasti, kata Qonita, pihaknya sudah mewacanakan dan memiliki gambaran mengenai semua para bakal calon baik dari jalur perseorangan ataupun partai. (wartakota)