WartaDepok.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok baru saja menetapkan nomor urut dua pasangan calon kepala daerah yang bakal berkompetisi pada tahun ini.
Berdasarkan hasil undian, Pradi Supriatna-Afifah Alia mendapat nomor 1, sedangkan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono nomor 2.
Penetapan tersebut berlangsung di gedung serbaguna kawasan Raffles Hills, Kecamatan Cimanggis, Depok, pada Kamis 24 September 2020. Lalu apa makna dari angka tersebut menurut Pradi.
“Ya terkait nomor urut. Alif. Saya suka itu,” katanya pada awak media
Pradi menuturkan, pihaknya bersyukur sudah melalui proses ini.
“Melihat bahwa kita semua bijak dalam mengikuti sop media protokol COVID ini. Bisa terlihat begitu lengang, kami tdk membawa massa bahkan kawan-kawan partai pengurus pun sangat kami batasi,” ujarnya didampingi sang istri, Iptu. Martha Catur Wurihandini
Lebih lanjut ketika disinggung soal makna dari nomor urut satu yang didapat, Pradi menilai semua angka baik. “Insya Allah semua angka baik,” kata calon wali kota Depok ini.
Di tempat yang sama, calon wakil wali kota Depok, Afifah Alia yang berpasangan dengan Pradi menyebut, angka yang didapat memiliki makna positif. “Nomor 1 artinya bersatu benahi Depok,” tegasnya
Untuk diketahui, Pradi dan Afifah diusung oleh 12 partai, di antaranya enam partai parlemen, yakni Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PSI dan PAN dengan jumlah 33 kursi di DPRD Depok. Kemudian dari partai non parlemen, pasangan ini didukung oleh PKPI, Partai Garuda, Perindo, Nasdem, PBB dan Hanura. Mereka menyebutnya Koalisi Depok Bangkit
Sedangkan Idris dan Imam, diusung oleh PKS, PPP dengan perolehan 17 kursi di DPRD Depok dan didukung oleh satu partai non parlemen, yakni Partai Berkarya. Gerbong ini menamankan diri Koalisi Tertata Adil Sejahtera.
Setelah penetapan nomor urut, tahapan selanjutnya adalah kampanye yang dimulai pada 26 September 2020. Kemudian pencobolosan pada 9 Desember 2020. (Ole/WD)