WartaDepok.com – Pertemuan dua Tokoh Nasional, sekaligus mantan Capres di Pilpres 2019 yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto, menjadi angin segar bagi masyarakat.
Pertemuan ini menjadi saksi sejarah menandakan kedamaian, rasa cinta keduanya terhadap rakyat Indonesia dan NKRI.
Meskipun begitu, masih ada sebagian pihak yang belum menerima Prabowo Subianto menemui Presiden Jokowi. Bahkan, penyebaran berita bohong atas pertemuan tersebut juga ikut meresahkan masyarakat.
Plt Karo Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan, telah beredar sebuah pesan berantai yang berisi bahwa, Pertemuan Jokowi dan Prabowo adalah settingan.
Pesan itu juga menarasikan, sebenarnya Prabowo akan berkunjung ketemu Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan dengan menaiki MRT. Disitulah settingan dimulai, agar Jokowi dapat bertemu dengan Prabowo dan sudah menyiapkan semua media agar diliput.
“Pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo adalah pertemuan silaturahmi,” kata Ferdinandus di Jakarta, Minggu (14/7)
Lebih lanjut, Ferdinandus menjelaskan, Baik Jokowi maupun Prabowo. Menginginkan ketegangan pasca Pilpres dapat diredam ketika keduanya bertemu secara langsung.
“Pertemuan itu dalam rangka menurunkan tensi pasca Pilpres yang sudah diagendakan keduanya. Jadi, tidak seperti apayang telah disebarkan bahwa hal tersebut settingan,” ujarnya
Seperti diketahui, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo berlangsung di Stasiun MRT Lebak Bulus pada Sabtu (12/7) pagi.
Berikut rincian lengkap laporan isu hoaks harian untuk tanggal 14 Juli 2019 dari Tim AIS Kementerian Kominfo:
1. Peringatan Hari Anak Nasional Se-Jabar Di Polda Jabar
2. Kabar Meninggalnya Mbah Hosen Suporter Madura United Fc
3. Imunisasi adalah Tipu Daya Zionist, yang SebenarnyaMemasukkan Bibit Penyakit untuk Jangka Pendek Maupun Panjang
4. Teror Kolor Ijo di Kabupaten Malang
5. Wisata Baru di Cianjur Selatan
6. Konvoi Truk TNI Tanpa Nopol
7. Penampakan Sirkuit Mandalika NTB
8. Pertemuan Jokowi dan Prabowo adalah settingan
9. Lebak Bulus Berjoged
10. Ratusan Tubuh Anak Kecil ditemukan Meninggal Didalam MobilVan Di Thailand
11. Partai Gerindra Memberi Syarat Pemulangan Habib Rizieq. (sol/WD)