Humaniora

Cerita di Balik Rumah ‘Misterius’ di Pasir Putih, Ternyata Ada 30 Anjing Dikurung

419
×

Cerita di Balik Rumah ‘Misterius’ di Pasir Putih, Ternyata Ada 30 Anjing Dikurung

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Depok mendatangi rumah berisi 30 ekor anjing yang dikeluhkan warga. (Dok Satpol PP)

WartaDepok.com – Suara gonggongan anjing dan bau menyengat yang keluar dari sebuah rumah kosong membuat heboh warga di Kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Depok. Ternyata di dalam rumah itu terdapat 30 ekor anjing yang terkurung dan telantar.

Informasi ini pun sampai di telinga Satpol PP Kota Depok. Satpol PP Kota Depok kemudian mendatangi rumah tersebut pada Selasa (18/2). Dan ternyata benar saja, di dalam rumah itu terdapat puluhan ekor anjing.

Kasatpol PP Kota Depok Kota Depok Lienda Ratna Nurdiani mengatakan, pihaknya mendatangi rumah tersebut untuk menindaklanjuti laporan warga. Warga mengeluhkan bau kotoran dan suara gongongan anjing yang ramai, terutama pada malam hari.

“Bau dan suaranya mengganggu,” ujar Lienda saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).

Saat itu, Satpol PP belum bisa mengevakuasi anjing-anjing tersebut. Sebab, pemilik anjing belum bisa ditemui.

“Belum tahu persis alasannya, pemiliknya belum bertemu petugas. Sudah diminta datang ke kantor,” tuturnya.

Dari video yang dilihat detikcom dari akun Instagram @satpolppdepok, anjing-anjing tersebut menggonggong ketika didatangi petugas Satpol PP. Anjing-anjing itu tidak dapat keluar, karena pintu rumah dalam keadaan terkunci. Kotoran anjing berserakan di dalam rumah tersebut.

Pada Kamis (20/2), detikcom mendatangi lokasi tersebut dan berbincang dengan sekuriti perumahan. Menurut Iwan, sekuriti di perumahan tersebut, pemilik anjing sudah lama tidak menempati rumahnya.

“Kalau rumah segini, ditinggal anjing, tapi dia (pemilik) tidak tinggal di situ,” ujar Iwan, sekuriti di perumahan tersebut, saat ditemui detikcom di lokasi, Kamis (20/2/2020).

Menurut Iwan, awalnya pemilik membawa beberapa ekor anjing saja ke rumahnya itu. Namun, anjing-anjing itu berkembang biak hingga saat ini berjumlah 30 ekor.

“Iya tadinya waktu masih awal-awal cuma 2-3 ekor gitu, masih di rumah situ,” katanya.

Menurut Iwan, sang pemilik menaruh anjing-anjing itu di rumahnya karena takut anjing-anjingnya itu lepas. Namun rupanya, anjingnya itu bertambah banyak hingga pemilik merasa kewalahan.

“Dia cuma naro di situ karena takut kehilangan, akhirnya berkembang biak. Dia sendiri kewalahan,” tuturnya.

Iwan menyebut, pemilik anjing sudah pindah ke Jakarta Selatan sejak setahun lalu. Namun pemilik anjing masih sering memberi makan anjing-anjing itu sesekali.

“Dua hari sekali, tiga hari sekali,” ucapnya.

Saking banyaknya anjing tersebut, warga pun merasa resah. Warga merasa terganggu lantaran bau kotoran anjing di dalam rumah tersebut.

Warga juga merasa terganggu oleh suara anjing-anjing tersebut. Pihak perumahan pun kemudian meminta Satpol PP mengecek ke rumah tersebut.

“Cuma mengganggu kenyamanan warga, karena dari baunya, suaranya. Takut menggigit juga kan karena saking banyaknya. Kita sesama anggota (warga) sebetulnya sudah persuasi, sudah berdiskusi. Cuma waktu itu dia repot cara mindahinnya gimana nih, dia tunggu pembelinya nggak dapet-dapet, akhirnya sudah viral duluan,” tuturnya.

Iwan menambahkan, masalah ini sudah dimediasi. Pemilik rumah, lanjut Iwan, juga telah mengevakuasi anjing-anjing tersebut.

“Kasus sudah selesai, sudah dievakuasi pemiliknya keluar dan warga sudah nyaman dan situasi sudah kondusif,” tandas Iwan. (detik)

BACA JUGA:  Berkah Ramadan, Ratusan Elemen Masyarakat di Kota Depok Hadiri Acara Bukber Turiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *