Humaniora

Transportasi Berbasis Rel, Walkot Depok: Berawal Mimpi yang Ilmiah

39
×

Transportasi Berbasis Rel, Walkot Depok: Berawal Mimpi yang Ilmiah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Depok Mohammad Idris usai hadiri acara Zona Integritas di Kejaksaan Negeri Depok, Rabu (29/1/2020). (M. Irwan Supriyadi/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Wali Kota Depok Mohammad Idris berencana membangun transportasi berbasis rel di wilayahnya untuk mengurai kemacetan selama ini.

Rencana ini kata dia, sudah dilakukan feasibility study (FS) dilakukan oleh pakar transportasi, namun rencana ini harus dimasukan ke Program Startegis Nasional (PSN) .

“Rencana ini berawal dari mimpi yang ilmiah,” ucap Idris usai hadiri acara Zona Integritas di Kejaksaan Negeri Depok, Rabu (29/1/2020).

Idris menyebutkan, untuk wacana pembangunan transportasi berbasis rel ini berdasarkan kajian FS satu zona biayanya sebesar Rp 3 triliun. Di mana, akan ada empat zona atau Koridor transportasi berbasis rel yang akan dibangun.

“Satu zona itu kan (biayanya) Rp 3 triliun, kalau 4 (zona) berarti 3×4, Rp 12 triliun, kan kebanyakan, enggak punya duit maka akan kita jual konsepnya ke investor, ” papar Idris.

Namun demikian, wacana ini dikatakan Idris belum sampai ke Presiden, bahkan ke menteri pun belum.

Meski begitu Idris optimis Depok dapat memiliki transportasi publik berbasis rel tersebut.

“Harus optimis, ukurannya ya feasibility study itu, yang kedua ya soal duitnya,” katanya.

Sementara itu ada empat koridor transportasi berbasis rel yang akan dibangun antara lain, koridor 1 sepanjang 10,8 KM yang dimulai dari Transit Oriented Development (TOD) Pondok Cina sampai Stasiun LRT Cibubur, koridor 2 sepanjang 16,7 KM dari TOD Depok Baru sampai Cinere dan diharapkan dapat terkoneksi dengan stasiun MRT Lebak Bulus.

Kemudian, koridor 3 sepanjang 10,7 KM mulai dari TOD Depok Baru sampai Bojongsari, serta koridor 4 sepanjang 13,8 KM mulai dari TOD Depok Baru sampai TOD Gunung Putri. (Wan/WD)

BACA JUGA:  Ciptakan Iklim Investasi Sehat, Gubernur Jabar Dorong Penyelesaian RDTR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *